google-site-verification=jFyTJI-T7Y3r1xmXrIMhxykkqrLsMPmd8WK3qEitoOo Tiga Jenis Siksaan di Neraka | Berbagi Ilmu

Kamis, 08 Juni 2023

Tiga Jenis Siksaan di Neraka



NERAKA ... adalah tempat siksaan di akhirat bagi makhluk ALLOH SUBHANAHU WA TA'ALA yang membangkang atau menentang syariat ALLOH dan mengingkari Sunnah Rasulullah Shallallohu 'Alaihi Wasallam .

Mengutip dari buku Gambaran Neraka Menurut Al-Qur'an dan Hadits karya Roidah Bakri bahwa neraka bermakna sebagai tempat balasan dengan wujud siksaan bagi orang-orang yang telah melakukan perbuatan dosa atau kesalahan selama hidup di dunia ... .

Siksaan di Neraka Jahanam amatlah pedih .

ALLOH Subhanahu Wa Ta'ala menyiapkan siksaan neraka ini melalui tiga jenis yaitu :

Makanan, minuman, dan pakaian yang didapatkan penghuni Neraka . Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan tiga jenis siksaan Neraka tersebut :

1.    Melalui MAKANAN.

Ketika penghuni neraka kelaparan ALLOH Ta'ala memberikan cairan yang mendidih namun makanan tersebut tak pernah membuat mereka merasa kenyang .

Makanan ini diantaranya :

a.  Zaqqum.

Makanan yang berasal dari pohon yang diciptakan dari api. Zaqqum adalah makanan yang jelek dan jahat. Ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallohu 'Alaihi Wassallam bahwa :

 

لو أنَّ قطرةً قَطِرَتْ من الزَّقُّومِ في الأرضِ لأَمَرَّتْ على أهلِ الدنيا معيشتَهم فكيفَ بمن هوَ طعامُهُ وليس له طعامٌ غيرُه

 

"Jika setetes air dari pohon zaqqum jatuh menetes ke bumi, maka akan merusak kehidupan penduduk dunia. Jadi, bagaimana dengan orang yang memakannya?" .

(HR Ahmad Syakir dalam Musnad Ahmad, dari jalur Mujahid bin Jabr al-Makki, dengan sanad yang sahih).

b.  Ghisslin.

Makanan nanah orang-orang neraka dengan derajat suhu yang tinggi sehingga panas. Rasanya tidak enak, dan bau. Ini adalah makanan yang dikhususkan bagi mereka yang telah berbuat dosa di jalan yang lurus, dan terikat di jalan Neraka .

Hal itu sebagaimana firman ALLOH SUBHANAHU WA TA'ALA dalam surat Al-Haqqah ayat 35-37:

 

فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هَاهُنَا حَمِيمٌ  وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ  لَّا يَأْكُلُهُ إِلَّا الْخَاطِئُونَ

 

"Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa."

c.  Ad-Dar’i

Makanan dari pohon dengan duri yang kering dan tidak memiliki daun. Ini makanan yang sangat kejam, jahat, jelek, dan pahit, sehingga tidak bisa  menggemukkan tubuh orang yang memakannya, dan tidak menghilangkan rasa lapar mereka.  ALLOH SUBHANAHU WA TA'ALA berfirman dalam surat Al-Ghasyiyah ayat 6-7:

 

لَّيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٍ*لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِي مِن جُوعٍ

 

"Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar."

d.  Makanan dzaghussah. Ibnu Abbas menafsirkan bahwa makanan tersebut ialah suatu makanan yang menempel di tenggorokan, tetap berada di dalam, dan tidak keluar-masuk .

2.    Melalui MINUMAN.

Penghuni neraka juga mendapatkan minuman. Awalnya minuman tersebut terasa hangat di tenggorokan namun ketika telah berada si perut, minuman ini terasa panas mendidih. Hal ini karena sebenarnya air ini adalah air mendidih. Dan minuman ini pun tidak menghilangkan mereka dari rasa haus. Di antara minuman yang disediakan bagi para penghuni neraka adalah :

a.     Air Besi yang Mendidih

Di Akhirat para penghuni neraka akan mendapatkan minuman berupa air besi panas yang mendidih. Air ini digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai minuman yang sangat buruk .

 

وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكُمْۗ فَمَنْ شَاۤءَ فَلْيُؤْمِنْ وَّمَنْ شَاۤءَ فَلْيَكْفُرْۚ اِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ نَارًاۙ اَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاۗ وَاِنْ يَّسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاۤءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوْهَۗ بِئْسَ الشَّرَابُۗ وَسَاۤءَتْ مُرْتَفَقًا

 

Dan katakanlah (Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (… (kafir) biarlah dia kafir.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (QS. Al-Kahfi: 29)

b.    Air Nanah

Sangat mengerikan! Selain air besi yang panas, Al-Qur’an menyebut minuman berupa nanah akan ‘disajikan’ bagi orang-orang di dalam Neraka .

 

مِّن وَرَائِهِ جَهَنَّمُ وَيُسْقَىٰ مِن مَّاءٍ صَدِيدٍ . يَتَجَرَّعُهُ وَلَا يَكَادُ يُسِيغُهُ وَيَأْتِيهِ الْمَوْتُ مِن كُلِّ مَكَانٍ وَمَا هُوَ بِمَيِّتٍ ۖ وَمِن وَرَائِهِ عَذَابٌ غَلِيظٌ

 

“Di hadapannya ada Neraka Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah, diteguk-teguknya (air nanah itu) dan dia hampir tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati; dan di hadapannya (masih ada) azab yang berat.” (QS. Ibrahim: 16-17)

3. Melalui PAKAIAN ....

Pakaian penghuni Neraka ini juga merupakan siksaan yang harus diterima mereka. Pakaian mereka berbahan bara api yang berasal dari neraka. Dan tentu pakaian bara api ini akan terasa panas bahkan membakar kulit dan badan mereka. "Pakaian ahli neraka banyak sekali, pakaian ini bukan untuk menghiasi tubuh mereka sebagaimana pakaian penghuni Surga. "Ada yang membuat mereka melepuh, ada yang membuat mengkoyak-koyak daging mereka. Menyobek-nyobek, dalam sebuah atau dalam banyak ayat Al-Quran di antaranya pakaian disebutkan adalah qhatiran,". Pakaian ini terbuat dari tembaga yang dilebur atau dilelehkan sehingga panasnya sangat luar biasa.

Selain pakaian yang menyiksa, para ahli neraka juga akan menerima siksaan yang berat tanpa bisa melepaskan dirinya karena mereka diikat. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran, QS. Ibrahim ayat 49-50.

وَتَرَى الْمُجْرِمِينَ يَوْمَئِذٍ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ ﴿ ٤٩﴾ سَرَابِيلُهُمْ مِنْ قَطِرَانٍ وَتَغْشَىٰ وُجُوهَهُمُ النَّارُ ﴿ ٥٠﴾

Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu. Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api Neraka .

 

Tak ada kenikmatan sekecil apapun untuk para penghuni Neraka, bahkan dengan siksa teringan pun tidak akan ada makhluk yang sanggup untuk merasakan pedihnya. Imam Abu Laits as-Samarqandi menuliskan sebuah hadits dalam kitabnya 'Tanbihul Ghafilin', Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya siksaan penghuni neraka yang paling ringan adalah seseorang yang pada kedua kakinya ada dua sandal dari api neraka yang karena kedua sandal itu otaknya mendidih seolah–olah sandal itu adalah periuk, di mana pada telinganya ada bara api, pada giginya ada bara api, dan pada bibirnya ada uap api. Usus perutnya keluar dari kedua telapak kakinya.

Naudzu billahi mindzalik ....

0 komentar:

Posting Komentar